April 21, 2024

Tega, Seorang Ibu Asal AS Rela Tinggalkan Bayi di Rumah Selama Hari Demi Liburan

2 min read

Tangis seorang bayi bernama Jailyn di Cleveland, Amerika Serikat (AS) pecah, namun tak segera dihampiri oleh sang ibu lantaran sedang pergi berlibur.

Diinfokan CNN, Jumat (22/3/2024), wanita bernama Kristel Candelario tega meninggalkan anaknya yang masih berusia 1,5 tahun sendirian di rumah selama 10 hari untuk pergi tamasya.

Pihak berwajib menyebut bahwa Candelario berada di Puerto Rico bersama teman prianya, ketika para tetangga mendengar jeritan anaknya pada pukul 01.00 waktu setempat.

Candelario mengaku bersalah bulan lalu atas satu dakwaan penghilangan nyawa orang lain berat dan satu dakwaan membahayakan anak.

Saat menjatuhkan sanksi pada Senin kemarin, spesialis patologi forensik Elizabeth Mooney mengatakan di ruang sidang bahwa anak-anak mengalami kecemasan perpisahan yang paling ekstrem antara usia sembilan dan 18 bulan. Ia menceritakan hari-hari terakhir Jailyn yang menyiksa.

“Rasa sakit dan penderitaan yang ia alami tak cuma berlangsung link sbobet berjam-jam, bukan berhari-hari, namun mungkin malah seminggu,” kata Mooney sambil menahan air mata.

“Perasaan ditinggalkan selama berhari-hari, ditambah dengan rasa sakit sebab kelaparan dan rasa haus yang ekstrem yaitu ragam penderitaan yang menurut saya tak dapat dipahami sepenuhnya oleh siapa malah di antara kita.”

Ditemukan dalam Situasi Dehidrasi dan Kurus

Seorang hakim menjatuhkan sanksi penjara seumur hidup kepada Candelario pada Senin (18/3), menandai babak terakhir dalam kasus yang betul-betul suram sehingga para penyelidik yang terlibat menggambarkannya sebagai kasus paling menyeramkan yang pernah mereka saksikan dalam karier mereka.

Aparat penegak peraturan, termasuk Sersan Polisi Cleveland Teresa Gomez, menahan tangis ketika menggambarkan keadaan bayi tersebut.

“Ini yaitu kasus yang … akan kami catat dalam pikiran dan hati kami selamanya,” kata Gomez ketika membacakan putusan.

Pembantu Jaksa Wilayah Cuyahoga Anna Faraglia memutar video keamanan ketika sang ibu sedang mengangkut kopernya ke kendaraan beroda empat pada tanggal 6 Juni 2023 dan kembali ke rumah pada 16 Juni 2023. Sebagian menit setelah ia kembali, Candelario menelepon 911.

“Tolong, saya butuh bantuan,” katanya minta pertolongan. “Tolong, tolong, tolong saya. Putriku sedang sekarat.”

Jaksa menyebut bahwa Candelario sudah mendandani Jailyn dengan pakaian bersih sebelum petugas tanggap darurat tiba.

Bayi itu ditemukan dengan keadaan mata cekung, bibir kering dan kotoran di mulut dan kuku jarinya. Berat badannya berkurang tujuh pon dibandingkan ketika kunjungan dokter terakhirnya dua bulan sebelumnya.

Penyelidik mengatakan Candelario sudah meninggalkan Jailyn sendirian lagi selama dua hari sebelum ia pergi berlibur.

 

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
error: Content is protected !!