April 21, 2024

Pria Papua yang Dianiaya Oknum Prajurit TNI Rupanya Anggota KKB

2 min read

Aksi seorang pria diduga prajurit TNI dengan tega menganiaya seorang warga Papua viral di media sosial. Dikala ini, peristiwa itu tengah ditelusuri oleh TNI.

Dikenal, korban yang dianiaya tersebut yaitu member Golongan Melanggar Bersenjata (KKB) yang tengah ditawan oleh prajurit TNI.

Oknum prajurit TNI melaksanakan perbuatan kekerasan terhadap tawanan seorang member KKB atas nama Definus Kogoya di pos Gome di kawasan kabupaten Puncak Papua,\\\” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Nugraha Gumilar saat dikonfirmasi, Sabtu (23/3/2024).

Mayjen Gumilar menyebut penganiayaan oleh oknum TNI tersebut tidak seorang diri. Ia malahan menegaskan akan serius menindak prajurit yang diduga terlibat aksi kekerasan itu.

\\\”Artikel terang lebih dari satu orang seandainya lihat dari video tersebut,\\\” ucap Gumilar. \\\”TNI secara serius menangani permasalahan ini dan saat ini sedang dijalankan penyelidikan,\\\” Gumilar menegaskan.

Video penyiksaan yang diduga dijalankan member TNI viral di media mahjong slot sosial dalam 24 jam terakhir. Video itu menunjukkan aksi kekerasan sejumlah pria, salah satunya diduga prajurit. Mereka menganiaya dengan memukuli seorang pria yang dalam situasi terikat dan luka-luka berdiri di dalam drum.

Dalam tayangan itu, salah satu pelaku diduga prajurit TNI, karena dia mengenakan kaus yang kemungkinan merujuk pada nama satuan, yaitu Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 300/Brajawijaya.

Penelusuran \\\”300\\\” yang berwarna kuning keemasan tercetak cukup terang di komponen dada kaus berwarna hijau khas Angkatan Darat.

TNI Lakukan Padahal
Ia demikian, sejauh ini belum ada info yang memperbaiki dugaan tersebut maupun yang mengungkapkan dugaan penganiayaan itu keliru.

Kapuspen TNI minta publik untuk menunggu hasil penyelidikan, karena saat ini TNI memeriksa secara mendalam isi video tersebut. Ia berjanji TNI bakal mengumumkan akibatnya seandainya ada perkembangan.

\\\” berhubungan video tersebut, TNI sedang melaksanakan penyelidikan secara mendalam,\\\” kata Kapuspen TNI.

 

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
error: Content is protected !!