Juni 15, 2024

PELUANG BISNIS YANG BIKIN ‘CUAN’ DI TENGAH PANDEMI

3 min read

Meluasnya wabah Covid-19 di Indonesia menyebabkan Pemerintah menghimbau masyarakat untuk memegang kontak jasmani. Kesibukan sehari-hari seperti bekerja, belajar, serta beribadah direkomendasikan untuk dijalankan di rumah masing-masing. Penguasaan kontak jasmani alias physical distancing ini memberikan pengaruh signifikan bagi banyak pihak, salah satunya pelaku bisnis. Tak sedikit pelaku usaha, mulai dari tingkat UMKM slot gacor 77 hingga skala besar yang menyatakan penurunan pemasukan selama beberapa minggu belakangan ini. Akan melainkan, Sobat sebagai pelaku usaha tentu saja tidak boleh menyerah. Di tengah maraknya penyebaran Covid-19 ini, rupanya masih ada loh pilihan-pilihan bisnis yang menjanjikan.

Pandemi Covid-19 memang cukup berpengaruh pada kelangsungan bisnis dan diukur akan membawa perubahan dalam bisnis kedepan lebih-lebih dalam perilaku konsumen dan konsumsi. Meski demikian, bekerja dan berbisnis dari rumah (Work Form Home – WFH) bukannya berarti bisa santai-santai. Bagi pebisnis pemula atau profesional, bisnis tentunya tetap wajib berjalan dengan tepat sasaran agar bisa bertahan, apalagi masa social distancing ini bisa menjadi kesempatan untuk memaksimalkan taktik bisnis. Hal ini mendukung pentingnya identifikasi perilaku konsumsi dan konsumen dalam menjadikan barang yang diperlukan oleh masyarakat. Selain itu juga sekaligus menjadi momentum berkembangnya ekonomi komputerisasi dan kreatif.

Nah Sobat Sikapi, ada sejumlah sektor bisnis yang menjadikan kesempatan bagi kalian yang sedang WFH untuk menambah pemasukan. Berikut 3 (tiga) sektor bisnis yang sedang berkembang di situasi saat ini, antara lain :

1. Bisnis keperluan bahan pokok.

Dianggap sebagai salah satu sektor bisnis yang bendung kepada krisis sebab masyarakat membutuhkan pasokan bahan pokok termasuk makan dan minum dalam situasi apapun malah situasi serba sulit sekalipun. Modal relatif kecil, kekuatan kerja tidak terlalu banyak, melainkan margin laba berpotensi besar dan perputaran arus kas kencang. Pebisnis bisa mengerjakan taktik peningkatan omzet dengan berinovasi memanfaatkan online shop dan online delivery. Figur bahan pokok yang bisa Sobat jual antara lain beras, gula pasir, garam, minyak goreng, kelengkapan kebersihan sehari-hari seperti sabun, sampo, dan sebagainya. Meski beberapa model persediaan makanan yang bisa dijual antara lain frozen food, lauk-pauk homemade yang dikemas botolan, kue kering dan juga minuman seperti kopi susu literan, dan lain-lain.

2. Bisnis jasa/produk kesehatan.

Sekarang ini, permintaan pasar kepada produk-produk kesehatan betul-betul tinggi. Bahkan banyak pelanggan yang kesusahan untuk mendapatkan produk kesehatan tersebut sehingga absensi bisnis produk kesehatan seperti masker, disinfektan, hand sanitizer, face shield, vitamin dan lainnya ini betul-betul diperlukan dan berpotensi menguntungkan.

3. Bisnis jasa layanan pengantaran (delivery service).

Bisnis ini diukur sanggup bertahan di situasi krisis sebab meningkatnya permintaan layanan antar untuk memenuhi keperluan individu akan makanan dan barang konsumsi harian tanpa wajib meninggalkan rumah.

Memang benar pandemi Covid-19 memberikan tantangan pada bermacam pelaku bisnis, melainkan ada bermacam kesempatan yang bisa Sobat manfaatkan. Sobat Sikapi bisa pilih tren bisnis mana yang sedang berkembang dan pakai kiat ini sebelum mengawali bisnis: cek dulu situasi keuangan, analitik kesempatan & keperluan pasar, buat target yang terang, pertimbangkan permasalahan supply, berikan pelayanan konsumen yang terbaik dan maksimalkan absensi teknologi komputerisasi atau online sebab calon pelangganmu bisa mudah berbelanja barang yang dicari.

Ada beberapa tahap yang Sobat wajib lakukan untuk mengawali membikin bisnis, berikut poin-poinnya yang bisa mudah dipahami:

1. Know your Purpose (Paham tujuan berbisnis untuk apa?)

Sobat perlu buat taktik bisnis lebih-lebih dulu, sebab selama pandemi ini seluruh orang tidak bisa kemana-mana, mall dan kios malah tutup. Seumpama menjadi masa “peralihan” orang-orang dari kultur belanja datang ke supermarket, wajib pegang produk, lihat-lihat ke arah komputerisasi, serba online seluruh. Nah, Sobat manfaatkanlah momen ini.

2. Pesan apa nih yang mau dibawa?

Pesan bisnis untuk branding kau yakni keseluruhan pandangan baru atau pemikiran yang mau Sobat komunikasikan. Konsistensi di seluruh platform komputerisasi bisa membangun kepercayaan pelanggan, jadi mulailah dengan membangun pesan yang tetap ke dalam pemasaran komputerisasi kau dengan produk yang mudah dikenali, unik, dan indah. Paham jualan bakso, promosikan dengan kemasan yang berbeda dari yang telah ada. Infokan apa keunggulan produk kau, tanpa wajib menghina atau menjelek-jelekkan produk yang telah ada.

3. Paham target customer mau yang seperti apa? Kelas A, B, C atau D Business is people. This means that we are here to make someone’s life better. Artinya kita sebagai pebisnis ada di sini untuk membikin hidup seseorang lebih bagus. Siapa seseorang itu? Kenali mereka dan kemudian temukan sistem kau bisa menambah poin bagi kehidupan mereka selain dari produk kau.

4. Produk itu sendiri

Logo, konten, kemasan yang indah dan mutu yang bagus wajib menjadi cerminan dan komunikasi dari apa yang terjadi di jantung bisnis kau. Jadi, benar-benar yakni ragam merk yang akan diterima dan dicintai pelanggan Sobat.

Dengan meniru kiat-kiat tersebut, mengawali bisnis di tengah pandemi bukan menjadi hal yang mustahil untuk dijalankan. membentuk taktik, jangan menunda-nunda untuk mengawali ya Sobat Sikapi.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
error: Content is protected !!