Juli 24, 2024

Melihat Penyedia Layanan internet, Terbaru Starlink Masuk Indonesia

8 min read
Starlink Masuk Indonesia

STARLINK, layanan internet berbasis satelit orbit rendah milik Elon Musk baru saja finanslinker.com diresmikan di Indonesia. Masuknya Starlink ke Indonesia, menandai internet satelit ini udah beroperasi di 77 negara.

Starlink beroperasi pertama kali di Amerika Serikat (AS) pada 2020. Khusus pada th. ini, Starlink sukses menembus market enam negara, yakni Mongolia, Argentina, Albania, Mikronesia, dan yang teranyar pada Mei ini resmi meluncur di Uruguay dan Indonesia.

Indonesia, bersama dengan lebih dari 270 juta masyarakat tersebar di lebih dari 17.000 pulau, menghadapi tantangan unik dalam sediakan akses internet yang merata dan berkualitas.

Interet Service Provider (ISP) di Indonesia udah berusaha menangani tantangan ini melalui beraneka teknologi, jadi dari serat optik sampai jaringan nirkabel. Namun, masuknya Starlink, layanan internet satelit dari SpaceX, mampu slot jepang membuat perubahan lanskap kompetisi secara signifikan.

Alih-alih manfaatkan teknologi kabel, layaknya serat optik untuk mengirimkan knowledge internet, sistem satelit manfaatkan tanda radio melalui area hampa. Setiap satelit di konstelasi Starlink miliki berat sekitar 259 kg dan miliki badan datar. Saat diluncurkan, satu roket SpaceX Falcon 9 mampu mengangkut sampai 60 satelit.

Starlink sebetulnya bukan cuma satu pemain internet satelit. Ada lebih dari satu pesaing layaknya OneWeb, HughesNet, Viasat, dan Amazon. Namun dari seluruh provider itu, Starlink yang agresif melakukan ekspansi ke sejumlah negara potensial.

Berdasarkan pemantauan kami, terdapat kunci utama Starlink dalam melihat potensi pasar, yakni luas negara, kuantitas pengguna internet, dan kapasitas bandiwicth internet negara yang dituju.

Ada sejumlah keistimewaan Starlink dalam penyedia internet satelit di dunia. Dibandingkan lebih dari satu satelit besar, Starlink manfaatkan ribuan satelit kecil. Satelit LEO digunakan oleh Starlink untuk memutari Bumi pada ketinggian 482 km di atas permukaan.

Orbit geostasioner yang diperpendek ini miliki kapabilitas untuk menaikkan kecepatan internet dan kurangi latensi. Untuk kurangi ketergantungan pada lebih dari satu stasiun di Bumi, elemen komunikasi laser digunakan oleh satelit Starlink teranyar untuk mengirimkan tanda antar-satelit.

Tujuan SpaceX adalah meluncurkan sebanyak 40.000 satelit dalam saat dekat. Ini dapat kurangi pemadaman layanan dan mempertahankan jangkauan satelit international dan jarak jauh.

Bagaimana bersama dengan kondisi Starlink di Indonesia?

Untuk pasar Indonesia, Starlink layaknya halnya layanan kabel fiber optik ke tempat tinggal (fixed broadband) atau melalui frekuensi radio ke HP (seluler), termasuk tersambung ke jaringan internet melalui pintu gerbang atau gateway yang dipantau dan dikendalikan oleh NOC (network operation center).

Fungsi gateway adalah menghubungkan pada sebuah jaringan bersama dengan jaringan lain yang miliki sistem aturan, yang dikenal bersama dengan protocol. Karena internet adalah jejaring beraneka sistem informasi, internet gateway dibutuhkan untuk “penunjuk arah” dari jaringan milik penyedia layanan internet (ISP) ke jaringan internet global.

Jika internet di akses melalui internet gateway di Indonesia, IP pengguna internet dapat membuktikan “lokasi asal” di Indonesia. Semua trafik di jaringan ISP ini dipantau melalui NOC. Saat ini, Starlink bekerja serupa bersama dengan Telkomsat untuk manfaatkan internet gateway milik PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk.

Artinya, kendati Starlink manfaatkan satelit yang berlokasi di luar angkasa, “jaringan internet” yang disajikan Starlink tetap miliki tanda wilayah Indonesia. Namun layaknya yang udah disebutkan di atas, layanan Starlink miliki ketergantungan yang rendah bersama dengan gateway internet di wilayah area mereka beroperasi sebab ribuan satelit Starlink mampu mengirim knowledge satu serupa lainnya.

Baca juga:

Makanan Penurun Kolesterol, Ada Terong Hingga Alpukat. Penasaran?

Paul Klein Jadi Korban Tabrak Lari, Tur LANY di Tunda?

Fitur ini artinya ada mungkin trafik internet dari Indonesia “disalurkan” atau “dibocorkan” melalui satelit-satelit lainnya tanpa terpantau di dalam negeri.

Oleh sebab itu, Menteri Komunikasi dan Informatika Budi Arie Setiadi beberapa kali tekankan Starlink harus memasang NOC mereka di Indonesia. Jika ada NOC Starlink di Indonesia, maka pemerintah dan otoritas keamanan mampu memantau jaringan Starlink untuk menghindari potensi pelanggaran hukum.

Sebelum Kedatangan Starlink, pasar ISP di Indonesia didominasi oleh lebih dari satu pemain besar layaknya Telkom Indonesia bersama dengan layanan IndiHome, XL Axiata, dan Biznet. Mereka sediakan layanan internet melalui serat optik, DSL, dan koneksi nirkabel.

Meskipun layanan ini cukup andal di perkotaan, banyak wilayah pedesaan dan terpencil yang masih menghadapi keterbatasan akses internet sebab tantangan geografis dan infrastruktur.

Sementara itu, Starlink tawarkan layanan internet berbasis satelit yang menjanjikan kecepatan tinggi dan latensi rendah bersama dengan cakupan global. Teknologi ini sangat mungkin penyediaan internet di daerah-daerah yang sukar dijangkau oleh infrastruktur tradisional, layaknya pegunungan, hutan, dan pulau-pulau terpencil.

Dengan mengandalkan konstelasi satelit di orbit rendah Bumi, Starlink mampu memberi tambahan layanan internet yang stabil di seluruh penjuru Indonesia. Dengan kondisi di atas, bagaimana peta kompetisi penyedia jasa internet di Indonesia? Apa yang harus dilaksanakan oleh ISP konvensional supaya mampu berkompetisi denga Starlink?

Berdasarkan laman Kominfo, sistem jaringan internet di Indonesia lebih banyak manfaatkan konektivitas kabel.

Pertama, jaringan kabel. Jaringan internet di Indonesia manfaatkan kabel fiber optic, yang mempunyai teknologi canggih dan mempunyai kecepatan transfer knowledge lebih cepat dibanding kabel biasa.

Biasanya fiber optik digunakan pada jaringan backbone (tulang punggung) sebab dibutuhkan kecepatan yang lebih dalam jaringan ini.

Ada sejumlah keuntungan pemakaian serat optik ini, di antaranya mampu mempunyai banyak knowledge atau memuat kapasitas Info yang terlampau besar bersama dengan kecepatan transmisi raih Gigabyte perdetik dan menghantarkan Info jarak jauh tanpa pengulangan supaya sesuai digunakan sebagai jaringan teknologi Internet pita lebar (broadband).

Selain itu, biaya pemasangan dan pengoperasiannya relatif rendah, mempunyai tingkat keamanan lebih tinggi, ukurannya kecil dan gampang supaya hemat pemakaian ruang.

Keunggulan lain, kebal pada masalah elektromagnetik dan masalah gelombang radio, non-penghantar, tidak ada tenaga listrik dan percikan api, serta tidak berkarat

Kedua, jaringan satelit. Salah satu medium yang digunakan dalam komunikasi adalah satelit, yang bermanfaat sebagai penerus tanda untuk mengirimkan tanda dari satu titik di atas bumi ke titik lain.

Jenis satelit yang paling lazim digunakan adalah satelit geostasioner, yang mengorbit pada titik yang serupa di atas permukaan bumi dan mengikuti sumbunya yang bergerak di sekitar bumi.

Salah satu makna untuk sistem transmisi knowledge melalui jaringan satelit adalah VSAT (Very Small Aperture Terminal). VSAT adalah stasiun penerima tanda satelit bersama dengan antena berupa piringan bersama dengan diameter tidak cukup dari tiga meter, dan fungsi utamanya untuk terima dan mengirim knowledge ke satelit. Akibatnya, piringan VSAT menghadap ke satelit Geostasioner.

Keunggulan VSAT adalah mereka mampu raih jarak terjauh dan mampu raih 1/2 permukaan bumi melalui koneksi satelit.

Kekurangan VSAT termasuk koneksi yang rentan pada masalah cuaca, pemakaian piringan atau parabola, tingkat rintangan (latency) yang lebih tinggi daripada kabel, dan jarak yang jauh pada satelit dan bumi membuat penundaan propagasi yang signifikan.

Kelebihan dari internet tipe ini adalah:

  • Koneksi cepat. Supaya lebih maksimal, mampu memasang VSAT di area terbuka.
  • Fleksibel dan jangkauan luas. Salah satu keuntungan koneksi internet ke satelit adalah jangkauan area yang luas, supaya Anda mampu lebih fleksibel untuk mengakses internet dari area pedalaman sekalipun. Sebagai pelengkap, lebih dari satu tipe VSAT termasuk didesain untuk mampu mendeteksi wilayah satelit, supaya Anda tetap mampu mengakses internet kendati sedang dalam perjalanan di area tanpa jaringan (blank spot).
  • Pemasangan mudah. Dengan engineer yang disajikan oleh Link Net, pemasangan VSAT jadi lebih mudah.

Bagaimana perbandingan pada Starlink bersama dengan ISP yang ada?

Jika membandingkan harga, layanan Starlink masih relatif mahal dibanding operator lain. Namun, jikalau diamati dari kecepatan internet dan kuota yang diberikan, tentu saja Starlink lebih unggul dari penyedia jasa internet lainnya.

Sementara melihat jangkauan, berdasarkan laman Starlink, koneksi internetnya termasuk seluruh wilayah Indonesia, baik di perkotaan maupun di pedesaan, bahkan sampai peraian laut di Indonesia.

Kita mampu melihat simak Starlink di kanal Youtube. Ada sejumlah orang yang melakukan pengujian Starlink di wilayah yang tidak terdapat tanda telepon atau tanda internet berbasis 4G atau 5G.

Dari hasil uji cobalah tersebut, Starlink mampu digunakan bersama dengan baik di area yang dikategorikan sebagai area “blank Spot”. Jaringan internet yang manfaatkan kabel masih ditopang banyaknya Base Transceiver Station (BTS). Perluasan jaringan perlu saat panjang dan serta biaya dan bisnis yang besar.

Meski belum seluruh wilayah Indonesia terjangkau jaringan internet, tingkat kepuasan publik atas layanan internet relatif tinggi.

Berdasarkan hasil survei Internet Indonesia 2023 yang dilaksanakan oleh Asosiasi penyelenggara Jasa Internet Indonesia, sebanyak 52,3 prosen masyarakat cukup suka dan 23 prosen puas.

Dengan hasil survei tersebut, kondisi kecepatan dan kapasitas internet di Indonesia sepanjang ini mampu diterima oleh masyarakat umum.

Persaingan

Tentunya bersama dengan masuknya Starlink ke Indonesia dapat meramaikan bisnis internet di Indonesia. Berikut lebih dari satu efek yang mungkin ditimbulkan dari masuknya Starlink:

Pertama, meningkatnya kompetisi dan inovasi. Bagi penyedia layanan internet lokal saat ini layaknya Telkom, XL, CBN, Axiata dan Biznet, masuknya Starlink merupakan “warning” pada market mereka. Mereka harus beradaptasi bersama dengan menaikkan layanan yang lebih baik, menaikkan kecepatan, dan menjadikan harga yang berkompetisi untuk tetap kompetitif.

Kedua, jangkauan layanan internet makin luas. Masuknya Starlink memberi tambahan layanan internet ke daerah-daerah yang tidak terjangkau oleh layanan internet saat ini layaknya area terpencil dan pedesaan.

Ini dapat menopang menaikkan pemerataan literasi digital di Indonesia dan mampu menaikkan kualitas hidup di daerah-daerah tersebut.

Ketiga, melakukan formasi duwit strategi bisnis. Dengan Kedatangan Starlink, ISP lokal harus mengevaluasi dan mengupas ulang strategi bisnis mereka. Ini mungkin termasuk diversifikasi layanan, layaknya bundling internet bersama dengan layanan lain (TV kabel, streaming, dll.), serta fokus pada peningkatan layanan pelanggan untuk membangun loyalitas.

Starlink termasuk mampu memaksa ISP lokal untuk lebih berfokus pada solusi internet khusus untuk segmen pasar tertentu, layaknya layanan internet khusus untuk bisnis atau pendidikan. Keempat, penyesuaian regulasi dan kebijakan. Masuknya Starlink dapat mendorong pemerintah Indonesia untuk meninjau ulang regulasi berkenaan penyediaan layanan internet satelit.

Regulasi baru mungkin dibutuhkan untuk menegaskan bahwa layanan yang diberikan oleh Starlink sesuai bersama dengan standar lokal, merawat customer dan dukungan lalu lintas data.

Perlunya inisiatif Pemerintah untuk menegaskan bahwa terdapat kerangka kerja yang adil untuk seluruh pemain di pasar, baik ISP lokal maupun internasional, untuk mendorong kompetisi sehat dan inovasi.

Kelima, penyesuaian market segmen. Mendorong ISP lokal untuk menyesuaikan segmen pasar mereka bersama dengan lebih strategis. ISP lokal harus berfokus pada kapabilitas mereka di area perkotaan, tawarkan layanan khusus yang sesuai bersama dengan keperluan segmen pasar yang berbeda, dan menaikkan inovasi serta layanan pelanggan.

Dengan demikian, mereka mampu berkompetisi secara efektif dan memberi tambahan fungsi yang lebih besar bagi customer di seluruh Indonesia.

Apa yang harus dilaksanakan oleh ISP Lokal?

ISP lokal harus beradaptasi dan berinovasi untuk tetap relevan dan kompetitif di pasar yang makin ketat. Mereka mampu memperkuat posisi di pasar dan memberi tambahan nilai lebih bagi pelanggan bersama dengan menaikkan infrastruktur, diversifikasi layanan, penetrasi ke area terpencil, dan layanan pelanggan dan dukungan teknis.

Untuk menangani masalah ini bersama dengan sukses, kolaborasi strategis dan penyesuaian regulasi diperlukan.

Peningkatan kualitas layanan. ISP lokal harus menaikkan investasi dalam infrastruktur, layaknya memperluas jaringan serat optik dan mengembangkan jaringan 5G, untuk sediakan konektivitas yang lebih cepat dan andal.

Adopsi teknologi teranyar untuk menaikkan efisiensi dan kecepatan jaringan mampu menopang ISP lokal berkompetisi bersama dengan layanan satelit Starlink.

Juga sediakan dukungan teknis dan layanan pelanggan yang responsif dan ada 24/7 untuk menaikkan kepuasan pelanggan. Memastikan layanan purna jual yang baik untuk membangun kesetiaan pelanggan dan menaikkan retensi

Diversifikasi layanan. Menawarkan paket bundling yang termasuk layanan internet, TV kabel, layanan streaming, dan telepon untuk memberi tambahan nilai malah bagi pelanggan.

Pengembangan layanan khusus untuk segmen pasar tertentu, layaknya layanan internet untuk bisnis, pendidikan, dan sektor kesegaran termasuk harus dilakukan.

Penetrasi ke area terpencil. ISP lokal mampu menjalin kemitraan bersama dengan Starlink untuk sediakan layanan internet hybrid yang memadukan konektivitas satelit dan infrastruktur darat, supaya mampu menjangkau daerah-daerah terpencil.

Ada kesempatan bagi ISP lokal untuk berkolaborasi bersama dengan Starlink dalam sediakan solusi internet hybrid yang memadukan teknologi satelit dan jaringan darat untuk cakupan yang lebih baik.

Program subsidi atau diskon. Menawarkan program subsidi atau diskon untuk area pedesaan dan terpencil untuk menaikkan penetrasi pasar di wilayah tersebut. Inovasi produk dan layanan. Menawarkan layanan tambahan layaknya penyimpanan cloud, keamanan siber, dan solusi IoT (Internet of Things) untuk menaikkan nilai bagi pelanggan.

Mengembangkan aplikasi dan portal pelanggan yang memudahkan pengguna dalam mengelola akun, membayar tagihan, dan beroleh dukungan teknis. Peningkatan branding dan komunikasi. Melakukan kampanye branding yang efektif untuk menaikkan kesadaran dan reputasi merek di mata customer sangatlah penting. Selain itu mengedukasi pelanggan berkenaan keistimewaan layanan yang ditawarkan dan bagaimana layanan tersebut mampu mencukupi keperluan mereka.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
error: Content is protected !!