Juni 15, 2024

KKHI Makkah Akan Menjaga Siaga 4 Tim Kesehatan Untuk Puncak Haji

2 min read

Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) Makkah menyiapkan empat regu energi kesehatan yang akan bertugas melayani jemaah ketika puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

“Untuk persiapan Armuzna terutamanya Daker Makkah, kita menyediakan ada empat regu,” ujar Kepala KKHi Daker Makkah Dr Enny di Makkah, Arab Saudi, Sabtu (8/6/2024).

Pertama, adalah regu Bawah slot minimal depo 5k Kendali Operasi (BKO) Arafah. Tim ini akan berjaga pada pos-pos kesehatan di Arafah dengan 26 personel yang terdiri dari dokter, perawat, apoteker, dan energi lainnya.

Kedua, regu Muzdalifah yang nantinya akan bertanggung jawab pada spot-spot pos kesehatan di Muzdalifah dengan 32 personel dan terdiri dari dokter, perawat, dan energi kesehatan lain.

“Nanti ada 11 pos, ini kekuatannya dari KKHI,” kata Enny, seperti dikutip dari Antara.

Ketiga adalah regu safari wukuf untuk jemaah haji yang sakit. Tim ini akan mengantar jamaah di bus untuk mengerjakan safari wukuf. Setiap bus yang ditumpangi jamaah Indonesia akan diisi satu dokter dan dua perawat.

Terakhir adalah regu KKHI. Tim hal yang demikian akan menjaga jamaah yang sakit di KKHI, terutamanya peserta calon haji yang kondisi kesehatannya sudah tidak memungkinkan untuk dibawa menggunakan kendaraan (transportable) untuk safari wukuf.

Sementara untuk ambulans, KKHI menyiapkan 16 unit yang akan melayani jamaah haji Indonesia selama masa puncak haji di Armuzna.

Enny kembali mengimbau terhadap jemaah haji Indonesia untuk menjaga kondisi kebugaran jelang puncak haji. Jamaah dipinta untuk banyak beristirahat dan makanan secara teratur, supaya kondisi badannya fit.

Siapkan Safari Wukuf

Sebelumnya diinformasikan, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi menyiapkan progres safari wukuf bagi jemaah lanjut usia (lansia) non-mandiri dan disabilitas. Member ini dilaksanakan jelang menghadapi puncak ibadah haji di Arafah.

Persiapan progres safari wukuf melibatkan petugas dari unsur layanan lansia dan disabilitas, regu Penanganan Krisis dan Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji (PKP3JH), serta Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI).

Menurut Media Center Haji (MCH) Kementerian Agama (Kemenag) Widi Dwinanda mengatakan, pada tahun ini PPIH mengalokasikan 27 jemaah dari tiap sektor untuk program safari wukuf lansia non-mandiri.

Pengerjaan ia, kuota hal yang demikian sudah memutuskan jumlah petugas yang akan mengantar jemaah yang disafariwukufkan.

“Petugas akan mengurus jemaah hal yang demikian, termasuk memandikan, menyuapi, dan kebutuhan individu lainnya. safari wukuf lansia non-mandiri dilaksanakan tanggal 6 hingga dengan 17 Zulhijah 1445 H,” kata Widi dikutip dari siaran persnya, Sabtu (8/6/2024).

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
error: Content is protected !!