Juli 24, 2024

Ini 12 Wabah Mematikan Yang Pernah Terjadi Di Dalam Sejarah

4 min read
wabah yang melanda dunia

Wabah virus corona yang bermula berasal dari Tiongkok, belum capai babak akhir. Untuk melawan serangan virus korona type novel corona virus 2019, pemerintah Tiongkok membangun rumah sakit tertentu di Wuhan. Hanya di dalam pas lebih kurang 9 hari, rumah sakit selanjutnya sudah rampung.

Mau menyadari betapa banyaknya duit yang perlu dikeluarkan pemerintah Tiongkok untuk mengatasi wabah virus corona? Virus ini diproyeksikan bakal memakan dana sebesar US$ 62 miliar atau Rp 850 triliun. Kira-kira angkanya sepertiga berasal dari belanja negara di dalam APBN 2020 negara kita, sebesar Rp 2.540,4 triliun. Sangat banyak bukan? Lalu, bagaimana perkembangan korban virus korona?

Pada Kamis, 6 Februari 2020, menghimpun data terbaru yang dirilis oleh The GISAID – Global Initiative on Sharing All Influenza Data. Tercatat sebaran virus corona sudah hingga ke 27 negara lainnya. Sekitar 28.274 orang positif mengidap novel coronavirus. Sementara itu, lebih kurang 565 orang meninggal akibat virus korona.

Hal yang perlu diingat, melalui catatan sejarah, virus korona bukanlah satu-satunya virus mematikan yang pernah mewabah. Nah, selanjutnya {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} wabah mematikan lainnya yang pernah terjadi selama sejarah.

1. Cacar di Yunani

Cacar atau smallpox pernah menewaskan lebih berasal dari 30.000 orang di Athena, Yunani, pada 430 SM (sebelum masehi). Penyakit yang disebabkan oleh virus variola ini lebih kurang kurangi populasi kota sebanyak 20 persen.

Pengidap cacar mengalami demam dan ruam kulit yang khas dan progresif. Menurut Centers for Disease Control plus Prevention (CDC), lebih kurang 3 berasal dari tiap tiap 10 pengidap cacar meninggal. Banyak pengidapnya yang miliki bekas luka permanen, terlebih di muka mereka. Bahkan di dalam {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} kasus, hingga mengakibatkan kebutaan. Untungnya berkat kesuksesan vaksin, cacar mampu diberantas di Amerika Serikat (AS). Di AS, wabah cacar paling akhir terjadi pada th. 1949.

2. Wabah Justinian, Timur Tengah

Wabah Justinian bermula pada th. 541. Wabah ini diperkirakan menewaskan 50 juta orang di Timur Tengah, Asia, dan lembah Mediterania. Lantas, apa yang mengakibatkan penyakit mematikan ini? Ternyata, Justinian disebabkan oleh bakteri yang disebarkan oleh tikus yang digigit oleh kutu yang terinfeksi.

3. Great Plague of London

Great Plague of London atau wabah besar London bermulai berasal dari negara Tiongkok pada 1334. Kemudian, wabah ini menyebar di selama rute perdagangan. Dalam pas 18 bulan, wabah ini lebih kurang membunuh 100.000 ribu nyawa di kota London. Selain itu Florence, Italia, kehilangan sepertiga berasal dari 90.000 penduduknya di dalam enam bulan pertama. Secara keseluruhan, Great Plague of London menewaskan 25 juta penduduk Eropa.

4. The Modern Plague

The Modern Plague atau wabah moderen diawali pada th. 1860-an. Wabah ini menelan korban lebih berasal dari 12 juta orang di Tiongkok, India, dan Hong Kong. Sekitar th. 1890-an, pengetahuan pengetahuan menemukan bagaimana infeksi bakteri menular dan vaksin diciptakan.

5. Pandemi Flu Besar, Sangat Mematikan

Pandemi flu besar atau yang disebut sebagai Flu Spanyol, terjadi pada 1918 dan 1919. Peristiwa ini menjadi menyebar di AS, selanjutnya muncul di Afrika Barat dan Prancis, lantas menyebar nyaris ke semua dunia. Mau menyadari berapa jumlah korbannya? Jangan kaget, menurut jurnal di US National Library of Medicine National Institutes of Health, pandemi flu ini diperkirakan menewaskan 50 juta orang di semua dunia. Kira-kira 5 kali jumlah penduduk kota Jakarta. Sangat banyak, bukan?

6. Polio, Kelumpuhan Permanen

Polio pernah menjadi tidak benar satu penyakit yang paling ditakuti di AS. Pada awal 1950-an, sebelum saat vaksin polio tersedia, wabah polio mengakibatkan lebih berasal dari 15.000 masalah kelumpuhan tiap tiap tahun. Puncak masalah polio nyaris menginfeksi 60.000 orang dan lebih berasal dari 3.000 orang tewas. Akan tapi setelah vaksin ditemukan, masalah polio pun mampu ditekan dengan drastis.

Baca Juga : Yayu Unru, Aktor Peraih Piala Citra Meninggal Dunia

Menurut pakar di WHO, pengidap polio mampu mengalami begitu banyak ragam gejala. Mulai berasal dari demam, kelelahan, sakit kepala, muntah, kekakuan pada leher, dan nyeri pada tungkai. Dalam {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} kecil kasus, penyakit ini mengakibatkan kelumpuhan yang seringkali bersifat permanen. Hal yang perlu ditegaskan, tak ada obat untuk mengatasi polio. Penyakit ini hanya mampu dicegah dengan vaksin.

7. HIV

Pada 1984, para ilmuwan mengidentifikasi human immunodeficiency virus atau HIV, sebagai virus yang mengakibatkan AIDS. Di th. yang sama, virus ini setidaknya menewaskan lebih berasal dari 5.500 orang di AS. Mau menyadari fakta HIV di dalam angka? Menurut catatan WHO, sejauh ini HIV sudah merenggut lebih berasal dari 32 juta jiwa. Di samping itu, lebih kurang 37,9 juta orang yang hidup dengan HIV pada akhir 2018. Sangat banyak, bukan?

8. SARS

SARS yang muncul pada November 2020 di Tiongkok, menyebar ke {beberapa|sebagian|lebih berasal dari satu} negara lain. Mulai berasal dari Hongkong, Vietnam, Singapura, Indonesia, Malaysia, Eropa (Inggris, Italia, Swedia, Swiss, dan Rusia), hingga Amerika Serikat. Epidemi SARS yang berakhir hingga pertengahan 2003 itu menjangkiti 8.098 orang di berbagai negara. Bagaimana dengan jumlah korbannya? Setidaknya 774 orang perlu kehilangan nyawa akibat penyakit infeksi saluran pernapasan berat tersebut.

9. Pandemik Flu H1N1

Pandemik Flu H1N1 ini terjadi pada 2009. Flu ini terhitung dikenal sebagai flu babi atau swine flu. Menurut CDC, lebih kurang 151.700-575.400 orang di semua dunia meninggal akibat infeksi virus ini, selama th. pertama virus selanjutnya beredar.

10. Kolera di Haiti

Epidemi kolera menewaskan sedikitnya 10.000 orang di Haiti pada 2010. Epidemi ini terjadi setelah gempa bumi yang melumpuhkan negara tersebut.

11. Ebola

Epidemi Ebola terjadi pada 2014 di Afrika Barat. Saat itu merupakan wabah Ebola terbesar yang pernah tercatat. Pada Agustus 2014 hingga Maret 2016, setidaknya 30.000 orang terinfeksi virus ebola. Sekitar 11.000 orang meninggal di Afrika Barat. Akibat keganasan Ebola, WHO mengambil keputusan penyakit ini sebagai Global Health Emergency, layaknya swine flu atau flu babi pada 2009

12. Virus Zika

WHO mengambil keputusan Zika sebagai Global Health Emergency pada 2016. Virus ini diperkirakan mampu menginfeksi 3 hingga 4 juta orang di dalam pas satu tahun. Zika merupakan penyakit yang ditularkan berasal dari nyamuk yang mampu mengakibatkan cacat lahir layaknya mikrosefali. Hingga pas ini, lebih kurang 86 negara sudah melaporkan bukti infeksi Zika yang ditularkan oleh nyamuk.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
error: Content is protected !!