Juni 15, 2024

Infografis Heboh Anggota Densus 88 Polri Kuntit Jampidsus Kejagung

2 min read

Infografis Heboh Anggota Densus 88 Polri Kuntit Jampidsus KejagunSuatu insiden yang melibatkan 2 institusi penegak regulasi menjadi perhatian publik dalam sebagian hari terakhir. Bagaimana tak? Dugaan profiling atau penguntitan sejumlah oknum member Detasemen Khusus Antiteror (Densus 88) Polri kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung atau Jampidsus Kejagung Febrie Adriansyah saat makan malam di resto wilayah Cipete, Jakarta Selatan, Sabtu 19 Mei 2024.

Terkait dugaan penguntitan hal yang demikian, Jampidsus Febrie Adriansyah alhasil buka bunyi. Berdasarkan Febrie, kasus itu telah diambil alih dan menjadi tanggung jawab Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Ini telah diambil alih oleh Jaksa Agung. Sebab ini juga telah menjadi urusan kelembagaan, sehingga ini harus secara sah diperkenalkan,” kata Jampidsus di Jakarta, Rabu 29 Mei 2024.

Cuma saja, Febrie ogah bercerita lebih jauh terkait peristiwa yang dialaminya itu. Sebab, penjelasan demo spaceman diperkenalkan satu pintu via Kepala Sentra Penerangan Peraturan Kejaksaan Agung atau Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana.

Dalam keterangannya, Ketut Sumedana menjelaskan kejadian itu benar adanya. Sebagai suatu fakta peristiwa yang dialami Jampidsus Febrie Adriansyah.

Di sisi lain, Kapuspenkum mengungkapkan kasus ini telah ditangani oleh masing-masing institusi. Terlebih kepada aksi penguntitan yang diduga dijalankan member Densus 88 untuk dituntaskan Polri secara internal.

“Ya, itu rangkaian semuanya yang telah dilaporkan kepada pimpinan. Pimpinan telah mengatasinya dengan bagus. Pak Kapolri (Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo) dan Pak Jaksa Agung (Jaksa Agung ST Burhanuddin) telah ketemu,” Ketut Sumedana menekankan.

Adapun Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebelumnya mengungkapkan tak ada persoalan apa bahkan antara Polri dengan Kejaksaan Agung.

“Kan dengan Pak JA (Jaksa Agung) telah sama-sama menyajikan. Enggak ada persoalan,” ujar Kapolri di Jakarta, Senin (27 Mei 2024.

Jampidsus Febrie Adriansyah sebelumnya telah menangani 2 kasus besar. Malahan, 15 orang dijebloskan ke penjara. Rincinya, 6 orang dalam kasus korupsi Asuransi Jiwasraya senilai Rp 16,8 triliun dan 9 orang dalam kasus korupsi Asabri senilai Rp 22,78 triliun.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
error: Content is protected !!