April 21, 2024

Fakta-fakta Harga Beras di RI Terbang ke Level Tertinggi dalam Sejarah

2 min read
Harga Beras di RI

Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) mengungkap harga beras saat ini melonjak hingga 20 persen. Padahal bulan Ramadan masih memadai jauh. Sekretaris Jenderal Ikappi Reynaldi Sarijowan menjelaskan harga beras pas ini menjadi Rp18 ribu per kilogram (kg). Naik tinggi dibandingkan biasanya sekitar Rp14 ribu per kg. Ini adalah harga tertinggi selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Ya (harga beras premium Rp18.500 per kg tertinggi di jaman Presiden Jokowi). Hati-hati, jikalau pasar tradisional stok berasnya tidak melimpah tentu bakal terganggu distribusi pangan rakyat yang ada di pasar,” ujarnya.

Menurutnya, hilangnya beras premium secara mendadak tidak hanya berjalan di ritel. Di pasar, para pedagang juga kesulitan meraih beras premium, dikarenakan sesungguhnya stok yang dimiliki penggilingan juga terbatas.

Berikut fakta-fakta penyebab beras mahal yang diungkapkan Reynaldi, serta kami akan membahas tentang permainan dari situs nexus slot dan slot deposit qris 5000 :

1. Dugaan ada pihak sembunyikan stok

Reynaldi menduga ada pihak-pihak yang sengaja tidak menggelontorkan stok beras premiumnya, agar berjalan kekosongan di ritel dan berdampak pula ke pasar.

“Semua pihak agar stok-stok yang dimiliki khususnya beras premium agar segera dikeluarkan, juga pabrik-pabrik lokal, dikarenakan makin tertahan beras premium, makin naik harganya dan kondisinya bakal makin buruk,” jelasnya.

2. Musim panen yang molor

Menurutnya, penyebab lainnya stok beras langka dan mahal dikarenakan musim tanam yang mundur agar berdampak otomatis ke musim panen turut molor.

“Kemudian tahun selanjutnya produksi nya terbatas agar mengkonsumsi tinggi yang berjalan ialah ketidakseimbangan pada supply and demand,” kata dia.

3. Naik 20 Persen

Reynaldi menjelaskan harga beras kali ini tercatat tertinggi semasa pemerintahan Jokowi. Harga beras naik 20 prosen berasal dari kisaran Rp14 ribu per kg menjadi sekitar Rp18 ribu per kg.

4. Desak pemerintah Segera Turun Tangan

Reynaldi meminta pemerintah untuk segera turun tangan menanggulangi komoditas pangan utama ini. Tidak hanya menggelontorkan beras Bulog tapi juga menggenjot produksi di 2024.

untuk menggenjot produksi, maka subsidi pupuk mesti diperbesar anggarannya dan skalanya diperluas.

“Untuk pas ini menjelang ramadan penyelesaian persoalan beras solusinya ialah menggelontorkan stok yang dimiliki oleh pemerintah, perusahaan lokal, penggilingan untuk di drop di pasar tradisional, juga mendorong satgas pangan mabes polri agar memantau stok yang dimiliki oleh pihak-pihak selanjutnya diatas agar tidak tertahan dan segera dikeluarkan,” pungkasnya.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
error: Content is protected !!