April 21, 2024

Anda tidak akan takut makan telur, perasaannya baik untuk jantung

2 min read

Terkait kolesterol, telur mendapat reputasi buruk karena dianggap meningkatkan kolesterol jahat. Dulu, dokter mengatakan konsumsi telur sebaiknya hanya untuk kesehatan.

Namun sebuah penelitian terbaru menunjukkan hasilnya. Dalam penelitian baru yang dilakukan pada pertemuan ilmiah para ahli jantung di Amerika Serikat, disebutkan bahwa mengonsumsi telur, terutama telur kaya yang disebut juga omega-3, tidak berbahaya.

“Kami ingin menambahkan bukti baru yang kuat bahwa telur keras bermanfaat bagi kesehatan jantung,” kata pemimpin penelitian Dr. Nina Nouhravesh berkata di EverydayHealth.

Telur kaya berasal dari ayam yang makan makanan bergizi. Telur ini kaya akan vitamin D, B dan E, serta asam omega, yodium dan rendah lemak jenuh. Dalam penelitian yang dilakukan Nouhravesh, ia dan rekannya mengikuti 140 orang dewasa berusia di atas 50 tahun.

Respondennya adalah mereka yang pernah mengalami serangan jantung atau berisiko slot gacor hari ini terkena penyakit jantung seperti tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, atau kelebihan berat badan.

Selama empat bulan, separuh dari mereka yang disurvei mengonsumsi 12 butir telur per minggu, dan sisanya hanya mengonsumsi dua butir telur (telur yang diperkaya atau telur biasa). Di akhir penelitian, kadar kolesterol diukur. Orang-orang dalam kelompok telur tinggi memiliki kadar kolesterol jahat yang lebih rendah.

Perbedaan kolesterol darah dan makanan Menurut ahli jantung Parveen Garg, banyak pasien yang takut makan telur. Sebutir telur bisa mengandung 200 mg kolesterol dari kuning telurnya.

“Namun, gagasan bahwa mengonsumsi makanan kaya kolesterol akan meningkatkan kadar kolesterol darah harus dipertanyakan,” kata Garg, yang tidak terlibat dalam penelitian tersebut. Ia menjelaskan bahwa lemak jenuh memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kadar kolesterol.

Selain itu, telur mengandung lebih sedikit lemak jenuh dibandingkan daging merah atau produk susu. Fakta bahwa telur sering disantap dengan makanan penuh lemak jenuh seperti sosis, bacon, dan mentega juga menambah persepsi bahwa telur berbahaya.

Penting juga untuk mengonsumsi makanan yang bervariasi, termasuk sumber protein selain telur.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.
error: Content is protected !!